[Update] Cerita Lengkap N0tail dan FLy Drama Di TI Dota 2 | notail dota 2 – Vietnamnhanvan

notail dota 2: นี่คือโพสต์ที่เกี่ยวข้องกับหัวข้อนี้

The International 2019 sudah selesai namun masih menyisakan cerita dibalik itu. Cerita tentang dua pemain yang layaknya saudara ini masih sangat segar untuk dibicarakan.  Cerita lengkap N0tail Dan FLy drama  di TI Dota 2 menjadi sesuatu yang ramai dibicarakan dalam 2 tahun belakangan ini. Bermula ketika mereka berada di bawah dua tim yang berbeda pada The International 2018 lalu.

Pada saat itu, secara kebetulan kedua tim ini bertemu di The International 2018 lalu, sehingga membuat para pemain di komunitas Dota 2 pun ramai membicarakan tentang N0tail dan Fly. Lalu, sebenarnya bagaimana cerita lengkap N0tail Dan FLy drama  di TI Dota 2 itu sendiri?

NỘI DUNG BÀI VIẾT

Cerita Lengkap N0tail Dan FLy Drama Mereka Di TI Dota 2

Perjalanan Awal N0tail Dan FLy

Berawal ketika N0tail Dan FLy masih berada didalam satu naungan tim yang sama. Keduanya merupakan pemain pro yang tadinya bermain untuk Heroes Of Newerth. Akhirnya, mereka memutuskan untuk mencoba peruntungan di DOTA 2 dengan naungan team Fnatic.EU.

Keduanya bersama dengan pemain pro dari Hearoes Of Newerth yang juga mencoba peruntungan di DOTA 2 . Jascha “Nova” Markuse Dan Adrian “Era” Kryeziu memulai karir mereka di DOTA 2 bersama dengan Tal “Fly” Aizik dan Johan “n0tail” Sundstein yang berada di naungan team FNATIC.EU. Namun, sayangnya, Nova memilih untuk pesiun lebih dini di karir Dota 2 nya. Hingga akhirnya tersisa beberapa roster Dota 2 dari Fnatic.EU.

Tak berselang lama, Kai “H4nn1” Hanbückers  yang diketahui sebagai pemain pro Heroes Of Newerth juga mencoba peruntungan di Dota 2. Ia bergabung bersama N0tail dan Fly untuk menghadapi The International 2013 di bawah naungan Team Fnatic.EU

 N0tail Dan FLy Drama

Kala itu susunan roster dari Fnatic.EU adalah sebagai berikut ini :

Adrian “Era” Kryeziu
Kai “H4nn1” Kai Hanbückers
Kalle “Trix” Saarinen
Johan “N0tail” Sundstein
Tal “Fly” Aizik (Sebagai kapten)

Dalam perjalanan mereka untuk memperoleh Aegis di The International 2013 bisa dibilang sangat memuaskan. Pasalnya, saat itu mereka bisa menghadapi tim-tim yang tangguh pada saat itu.  Natus Vincere, Team DK, LGD Gaming pun tak luput dari pertempuran mereka.

Keberhasilan Fnatic.EU

Keberhasilan mereka dalam babak grup membawa mereka pada Upper Bracket yang dimana mereka harus melawan tim-tim tangguh lainnya. seperti NaVi yang pada kala itu merupakan tim ditakuti oleh tim lainnya. Serta tim-tim kuat lainnya.

Perjalanan dua saudara N0tail dan Fly pada The International 2013 upper bracket dibilang tidak mulus. Karena pada awal babak upper bracket mereka harus terima dengan lapang setelah kalah melawan Tongfu dengan skor 2-0 dan Fnatic harus melanjutkannya ke lower bracket. Meskipun telah kalah, tidak menyusutkan semangat mereka untuk membawa pulang Aegis.

Kali ini, mereka bershasil memenangkan pertandingan melawan LGD International. Meskipun pada akhirnya, mereka harus puas dengan posisi ke delapan di The International 2013 setelah kalah melawan Orange Esports dengan skor akhir 1-0.

Mereka membawa pulang hadiah sebesar 1.5% dari total hadiah utama yang berjumlah $43.116 ataukurang lebih sekitar Rp 457.029.600 dengan catatan kurs pada tahun 2013 lalu.

Hal Baik Yang Tidak Terulang

Pada Musim berikutnya, daftar roster Fnatic yang sama dengan sebelumnya. Mereka kembali menghadapi tim-tim besar lainnya. Kali ini, mereka sebagai tim yang di undang dalam The International 2014. Sayangnya, hal baik tidak terulang lagi pada musim ini.

Kekalahan demi kekalahan mereka dapatkan pada babak grup membuat mereka dengan skor akhir 6 Menang -9 Kalah. Artinya, mereka harus berpulang lebih dulu dengan berada di posisi 14. Mereka membawa pulang bagian 0.2% hadiah utama yaitu $21,848 atau setara dengan Rp271.352.160 dengan kurs pada tahun 2014 lalu.

Kembali dengan komposisi tim yang sama, Fnatic juga berpartisipasi dalam The International 2014. Meski berada di daftar invited teams, tidak memastikan Fnatic mampu memenangkan turnamen bergengsi ini. Tereleminasi dini di posisi 14 dengan skor 6 Win – 9 Lose, membuat Fnatic harus pulang dengan membawa 0.2% dari total prizepool yaitu $21,848 atau setara dengan kurang lebih Rp 271.352.160 dengan kurensi mata uang dollar ke rupiah pada tahun 2014 lalu.

Dengan kekalahan di The International 2014, Fnatic merombak habis seluruh daftar rosternya.Dimulainya dengan keluarnya salah satu core Fnatic.Eu saat itu  Adrian “Era” Kryeziu pada tanggal 20 Agustus 2014. Sehingga mereka terpaksa menggunakan pemain stand-ins mereka yaitu steve “Excalibur”, membuat performa mereka pada musim itu kurang baik.

Lalu, Disusul dengan keluarnya Fly dan N0tail yang mereka langsung direkrut oleh Team Secret. Hingga pada akhirnya Trixi dan H4nn1 juga keluar dari Fnatic.Eu. Dengan keluarnya pemain-pemain Fnatic.EU, team ini berujung disband untuk beberapa waktu dengan alasan mereka tidak ada pemain yang mengisinya.

Awal Mula Terbentuknya Team Secret

Dengan bergabungnya N0tail dan Fly di Team Secret yang bersama dengan tiga pemain hebat lainnya. Kuro “Kuroky” Salehi TakhasomiGustav “s4” Magnusson dan, Clement “Puppey” Ivanov . Team Secret sendiri Ini merupakan Organisasi yang didirikan oleh para pemain Dota 2 yang terbilang sukses pada saat itu.

Team Secret sendiri kala itu sebagai tim yang sangat ditakuti oleh lawan-lawannya. Dikarenakan mereka selalu bisa menorehkan hasil yang baik di tiap pertandingannya melawan tim-tim kuat lainnya.

 N0tail Dan FLy Drama

Meskipun Fly dan N0tail ini merupakan pemain pertama di Team Secret, perjanan mereka tidaklah lama di tim ini. Pada akhir tahun 2014,  Tal “Fly” Aizik memilih untuk bermain Dota 2 dibawah naungan Team MeePwn’d  yang bersama dengan H4nn1.

Sedangkan untuk N0tail , Ia keluar dan bermain dibawah naungan Cloud9. Dengan keduanya keluar, susunan roster Team Secret Diisi oleh Ludwig “Zai” Wåhlberg dan Artour “Arteezy” Babaev sebelum turnamen Dota Asia Championship pada musim pertama.

Berbedanya Tim N0tail dengan Fly

Kala itu, N0tail berjuang bersama Cloud9 pada The International 2015. Perjuangan N0tail untuk memperebutkan Aegis Dota 2 bersama dengan Rasmus “MiSeRy” Filipsen  dan disini Ia pertama kali bertemu dengan Jacky “EternaLEnVy” Jacky Mao. Pada saat itu susunan roster dari Cloud9 adalah sebagai berikut :

Jacky “EternaLEnVy” Jacky Mao
Adrian “FATA-“ Trinks
Pittner “bOne7” Armand
Johan “BigDaddy” Sundstein
Rasmus “MiSeRy” Filipsen

Permainan Cloud9 bisa dibilang memuaskan karena mereka berhasil menjadi tim yang berada di upper bracket dengan memiliki 10 point pada babak grup. Meskipun begitu, pada awal perandingannya dengan CDEC Gaming mereka terpaksa harus ke lower bracket. Dikarenakan dikalahkan  2-0 oleh CDEC Gaming.

Merekapun mengadu nasib di lower bracket berhadapan dengan Vici Gaming yang saat itu merupakan tim kuat. Akhirnya, pada lower bracket merekapun kalah 2-0 dan harus tereliminasi dari panggung utama The International 2015 saat itu. Mereka membawa pulang 1.2% dari hadiah utama yang ada, berkisar  $221.115 atau sekitar kurang lebih Rp 2.958.739.815 dengan kurs dollar pada tahun itu.

Sementara di sisi lain, Fly juga mengikuti The International 2015. Kala itu, ia bersama dengan Team Complexity Gaming. Ia telah direkrkut sebagai pemain yang menempati pos 5 di Dota 2 menemani “MoonMeander” pada pos 3 di Dota 2. Berikut susunan roster dari Complexity Gaming :

Cerita Lengkap N0tail Dan FLy Drama Di TI Dota 2

David “MoonMeander” Tan
Zakari “Zfreek” Freedman
Tal “Fly” Aizik
Luis “Zyzz” Perez
Kyle “swindlemelonzz” Freedman

Diketahui pada saat itu, Complexity Gaming bermain pada grup yang sama dengan Cloud9 yang sama-sama berada di grup A. Meskipun begitu, peraihan point yang di peroleh oleh complexity gaming jauh lebih banyak dibandingkan dengan Cloud9. Mereka berhasil melaju ke panggung utama TI dengan skor 13 point dan berada di upper bracket setelah mereka menempati posisi ketiga di babak grup.

The International 2015 : Pertama Berpisah N0tail Dan Fly

Pada awal pertandingan di  panggung utama The International 2015, mereka harus bertemu dengan Evil Geniuses yang kita tahu sekarang sebagai juara di The International 2015. Mereka dikalahkan dengan skor 2-0 , dengan kekalahan ini mereka mulai mengadu nasib pada lower bracket. 

Namun, Dewi fortuna sepertinya tidak memihak complexity gaming, mereka harus bertemu dengan tim kuat lainnya yaitu Virtus.Pro. Akhirnya mendapatkan skor 2-1 membuat complexity gaming harus bertekuk lutut mengakui kekuatan Virtus.Pro. Kekalahan ini mengakhiri perjalanan mereka di The International 2015. Mereka membawa pulang hdiah utama sebesar 1.2% dari total hadiah utama berkisar  $221.115 atau sekitar kurang lebih Rp 2.958.739.815 dengan kurs dollar pada tahun itu.

Berakhirnya The International yang saat itu dimenangkan oleh Evil Geniuses. Membuat para tim-tim melakukan perubahan pada susunan roster mereka. Tak disangka, Cloud9 yang saat itu merupakan tim dari N0tail memutuskan untuk disband dan mengeluarkan seluruh pemainnya. Tak lama kemudian, Fly dan Moon juga keluar dari Complexity Gaming yang saat itu merupakan tim mereka pada The International 2015.

Bertemu Kembali Fly Dan N0tail

Hanya berselang beberapa bulan dari keluarnya Fly dan Moon, Mereka mengumumkan membentuk sebuah tim baru yang berisikan pemain-pemain hebat pada saat itu. Tim baru ini bernama Monkey Business yang secara resmi mereka umumkan di Facebook mereka

Pada kala itu, tim ini berisikan dengan pemain-pemain yang belum dikenal namun memiliki kemampuan yang apik dalam bermain Dota 2. Berikut susunan roster dari Monkey Business

1- Amer “Miracle-“ Barkawi
2- Johan “Big Daddy N0tail” Sundstein
3- David “MoonMeander” Tan
4- Andreas “Cr1t” Franck Nielsen
5- Tal “Fly” Aizik

Meskipun masih terbilang baru, mereka berhasil memasuki beberapa kualifikasi turnamen bergengsi pada saat itu. Mereka menduduki peringkat ke 3 dari MLG World Finals. Dengan kemenangan tersebut, mereka berhak membawa pulang hadiah utama sekitar $34,194 .

Ditambah dengan World Cyber Arena 2015 – European Pro Qualifiers yang berada di posisi 5-8, mereka berhak membawa pulang $3000. Artinya, tim ini berhasil menghasilkan $37,194 setelah terbentuknya Monkey Bussiness . Dengan prestasi mereka, tim ini berhasil mendapatkan sponsor resmi hitbox lalu berganti nama menjadi OG

Menjadi Favorit Di Komunitas Dota 2

Debut pertama mereka di rangkaian acara The International Dota 2 dimulai dengan Turnamen Major. Mereka memastikan diri sebagai pemenang dari The Frankfurt Major 2015. Perjalanan mereka pun berawal ketika kekalahan mereka pada upper bracket. Lalu, menjelma sebagai monster yang menghabisi setiap musuh yang ada di lower bracket tersebut.

Cerita Lengkap N0tail Dan FLy Drama Di TI Dota 2

Satu persatu tim-tim yang berhadapan dengan OG di lower bracket harus mengakui kehebatannya. Akhirnya, mereka bertemu team secret di final dan mereka berhasil mengalahkannya dengan skor akhir 3-1. Mereka pun membawa pulang hadiah utama  serta mendapatkan title sebagai pemenang turnamen major ini.

See also  [NEW] The path to the pros: competition and contrast at ROG Masters 2017 | rog masters 2017 - Vietnamnhanvan

Setelah menjadi juara pada turnamen ini, satu persatu turnamen major mereka menangkan juga. Kemenangan mereka membawa pulang gelar hingga 4 turnamen major sekaligus dalam satu musim. Empat gelar tersebut yaitu The Manila Major 2016ESL One Frankfurt 2016The Boston Major 2016 dan The Kiev Major 2017. Membuat mereka di favoritkan oleh para pemain di komunitas Dota 2.

Perjalanan Pertama Di The International 2016

OG merupakan tim favorit komunitas Dota 2 saat itu. Tim ini juga di gadang-gadangkan menjadi tim yang akan menjadi juara The International 2016. Para pemain di komunitas Dota 2 pun cukup terpukau dengan kemampuan permainan dari Miracle-. Mereka berhasil menduduki posisi pertama dari grup A pada The International 2016.

Cukup memuaskan sebagai tim yang baru datang, mereka berhasil tanpa kekalahan dengan memperoleh 11 point dengan 4 kemenangan dan 3 seri pada babak grup. Membuat OG memulai perjalanan mereka di panggung utama The International 2016 pada upper bracket.

OG DOTA 2

Perjalanan awal di panggung utama The Interantional 2016 tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan oleh para fansnya. Mereka bertemu dengan MVP Phoenix lalu dikalahkan dengan skor 2-1. Mereka harus melanjutkan perjalannnya pada lower bracket. Sayangnya, ketika di lower bracket, mereka bertemu dengan TNC Pro Team yang akhirnya membuat mereka tereliminasi dalam panggung utama The International 2016. Kekalahannya membuat mereka harus puas dengan perolehan 1.5% dari hadiah utama TI6 yaitu $311,557 atau  jika dirupiahkan menjadi Rp 4.211.627.526 dengan kurs nilai tukar dollar ke rupiah pada tahun itu

Perombakan Besar OG Dota 2

Setelah berakhirnya The International 2016, Tim OG melakukan perombakan besar dalam timnya. Satu persatu pemain meninggalkan tim OG ini. DImulai dengan Miracle- yang meninggalkan OG dan bergabung ke Team Liquid. Lalu, disusul dengan Cr1t- yang pindah ke Evil Geniuses. Terakhir, MoonMeander pergi meninggalkan OG juga yang memilih bergabung dengan Digital Chaos

Ditengah kekacauan roster dari Team OG ini, The International 2017 semakin dekat, mereka melakukan perekrutan anggota. Dimulai dengan kehadiran  Gustav “s4” Magnusson, disusul oleh Anathan “ana” Pham, dan terakhir ada Jesse “Jerax” Vainikka yang bergabung dengan OG sebelum The International 2017 berlangsung.

Turnamen major yang terakhir sebelum dimulainya The International 2017, merupakan ladang latihan buat susunan roster baru ini. The Kiev Major 2017 merupakan sebuah kesempatan bagus untuk menunjukan strategi baru dengan susunan roster yang baru.

The International 2017 : Ajang Balas Dendam?

The International 2017 merupakan tempat untuk mereka membalaskan dendam kekalahan pada The International 2016 lalu.  Permainan mereka perlahan-lahan mulai membaik di tiap pertandingan The International 2017. Mereka memulai perjalanan pada Lower Bracket di panggung utama The International 2017.

Mereka mulai mengejar ketertinggalannya pada Lower Bracket. OG mengalahkan Infamous tanpa perlawanan dengan skor akhir 1-0. Lalu, bertemu dengan TNC Pro Team yang dimana mereka berhasil membalaskan dendamnya dengan skor yang cukup memukau yaitu 2-0. Pada saat itu, permainan OG sangat membara dan tidak terbendung oleh TNC Pro Team. Selanjutnya, OG berhadapan dengan LGD Gaming.

Sayangnya, OG terlalu cepat untuk berhadapan dengan tim raksasa satu ini, mereka harus berlapang dada untuk pulang lagi dari The International. Mereka harus menerima hanya di peringkat ke-8 saja setelah melawan tim raksasa china LGD Gaming dengan skor akhir 2-0 di lower bracket. Selain itu, mereka hanya berhak mendapatkan total hadiah hanya 2.5% dari hadiah utama saat itu. Artinya, hanya $617,198 atau jika dirupiahkan Rp 8.320.446.238 dengan kurs dollar pada tahun itu.

Keluarnya ANA dan Masuknya Resolut1on

Dengan pulangnya OG di The International 2017, pergantian pemain pun didepan mata. Team OG harus merelakan Ana.OG yang saat itu harus mengundurkan diri sementara waktu karena ada alasan pribadi dari Ana. Dengan tidak aktifnya Ana berati OG kekurangan pemain untuk DPC 2018 nanti. Akhirnya, OG Dota 2 memilih untuk menghadirkan Roman “Resolut1on” Fominok pada septermber 2017 untuk menggantikan Ana OG Dota 2

Pertandingan demi pertandingan mereka lalui, sayangnya, tiap pertandingan yang mereka lalui membuat keadaan mereka semakin terpuruk. Performa mereka yang dibawah rata-rata dan tidak kunjung membaik membuat mereka semakin tertekan. Team OG Dota 2 seakan kehilangan kekuatan mereka dan fansnya.

Pada waktu itu, mereka hanya bisa memenangkan 1 major saja dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang mendapatkan 4 major sekaligus dalam satu musim. Mereka hanya bisa mencapai peringkat ketiga pada Dota Summit 8. Dengan perolehan itu, Nama OG Dota 2 semakin menurun popularitasnya di kalangan komunitas Dota 2.

Setelah sekitar 6 bulan berlalu, permainan dari OG Dota 2 pun tak kunjung membaik. Kali ini, Resolut1on yang masuk untuk menggantikan Ana memilih untuk meninggalkan Team OG Dota 2 dan bergabung dengan VGJ.Strom. 

Saat itu, merupakan posisi terburuk dari OG Dota 2 mereka terpaksa bermain bersama pelatih mereka sendiri untuk mengisi kekurangan pemain tersebut yaitu Sébastien “7ckngMad” Debs. Meskipun begitu, dengan masuknya “7ckngMad” kedalam daftar pemain tidak membuat perubahan besar. Bisa dibilang, menurun dari sebelumnya, dengan tidak pernah menduduki posisi 3 besar dari 7 turnamen yang berlangsung pada DPC 2018 lalu.

Perpisahan N0tail Dan FLy Kembali Terulang

Permainan mereka tampaknya membuat para penggemarnya kecewa. Hingga pada puncaknya, mereka harus kehilangan dua pemain besar sekaligus pada daftar roster mereka. Tal “Fly” Aizik dan Gustav “s4” Magnusson dikabarkan tidak lagi bersama dengan OG Dota 2 melalui halaman resmi OG maupun EG pada Roster Update thaun 2018 lalu.

Tentunya, hal ini membuat para penggemar OG sangat terpukul, pemain yang membentuk OG. Tim ini sendiri dibentuk melalui tim yang berasal dari Monkey Business.  Tal “Fly” Aizik dan Gustav “s4” Magnusson kali ini harus keluar dan meninggalkan tim yang dibentuknya itu.

Para penggemar OG pun turut sedih karena ini merupakan kedua kalinya Fly dan N0tail harus terpisah timnya lagi. Pada saat itu, Team OG Dota 2 hanya terdiri dari tiga pemain saja Jerax , n0tail dan 7mad. Hal ini membuat sebagai pekerjaan rumah baru bagi OG untuk merekrut pemain lainnya agar tetap bisa mengikuti DPC 2018 lalu.

Cerita Lengkap N0tail Dan FLy Drama Di TI Dota 2

Perpisahan antara Fly dan N0tail membuat para komunitas Dota 2 sempat heboh. Salah satu momen yang dipersembahkan oleh akun youtube MidorMeepo membuat sebuah video tentang perpisahan Fly dan N0tail. Dalam video itu, menceritakan tentang persahabatan mereka ketika memulai karir dalam dunia eSports yang dimulai pada Heroes Of Newerth



Perjalanan antara Fly dan N0tail mengukir beberapa kenangan persahabatan yang indah sesama pemain esports. Tak jarang mereka disebut sebagai saudara di komunitas Dota 2.

Perjalanan Baru OG Dota 2 Di Mulai!

Tinggal hitungan bulan saja untuk dimulainya The International 2018, saat itu para pemain Dota 2 tengah bersiap-siap untuk menyambut The International 2018. Tak luput dengan OG Dota 2 yang mulai untuk membuat daftar roster terbaru mereka.

 

The International 2018 semakin dekat, mau tak mau OG Dota 2 harus segera merampungkan daftar roster mereka. Tepat sebelum dimulainya Open Qualifier Dota 2, OG memberikan daftar roster mereka dengan Ana berada di dalamnya. Tak luput dengan satu lama yang dikenal cukup tangguh pada komunitas Dota 2.  Yaitu Topias Miikka “Topson” Taavitsainen.

Mungkin untuk sebagian orang nama Topias Miikka “Topson” Taavitsainen terdengar asing. Namun, Topson ternyata sudah lama bermain dalam kejuaraan Dota 2. Dia berhasil mendapatkan prestasi yang cukup membanggakan seperti juara 1 pada event bergensi Dota 2 Eropa, ProDota Cup Europe. Di bulan desember 2017, dia pindah ke tim 5 Anchors No Captain yang sebelumnya  dia bermain di tim No Rat.

Semenjak di 5 Anchors No Captain, nama topson menjadi terkenal di kalangan komunitas Dota 2 Eropa. Ditambah dengan performa dia dalam menggunakan hero Monkey King saat pertama kali dirilis. Dia menduduki peringkat nomor 1 sebagai pemain yang menggunakan Monkey King dari leaderboard Dotabuff.

Pada saat roster mereka :

Anathan “ana” Pham
Topias “Topson” Taavitsainen
Sébastien “Ceb” Debs Atau bisa juga 7ckmad
Jesse “JerAx” Vainikka
Johan “N0tail” Sundstein

The International 2018 : Ajang Pembuktian Roster Baru

The International di depan mata, OG Dota 2 memulai perjalanan mereka di Open Qualifier dan menduduki peringkat pertama dengan skor 7-0. Dengan ini, OG Dota 2 berhak beralih ke Group stage The International 2018. Perjalanan pada Group stage di Group A tidak berjalanan semulus Open Qualifier. Mereka harus jatuh bangun menghadapi lawan-lawan mereka. Bertemu dengan tim-tim berkelas lainnya membuat OG Dota 2 semakin tak gentar menghadapi mereka.

Permainan mereka yang apik dan solid menghantarkan mereka pada kemenangan dengan skor 9-7 setelah melawan Fnatic di Group A. Mereka berhak menduduki Upper bracket di panggung utama The International 2018.

Pada tahap ini, perjalanan awal mereka akan berhadapan dengan mantan pemain OG Dota 2 yaitu Roman “Resolut1on” Fominok yang saat itu bergabung dengan VGJ.Strom. Pada Akhirnya, mereka bisa memukul telak VG.Strom dengan skor 2-0 yang membuat OG harus bertemu dengan Evil Geniuses. Artinya, dengan kemenangan ini membuat OG Dota 2 akan bertemu dengan mantan pemainnya juga. Yaitu Fly Dan S4. 

Awal Mula N0tail Dan FLy Drama Dota 2

Berhadapan dengan mantan pemain sekaligus orang terdekatnya membuat N0tail dan kawan-kawan tidak gentar. Pertandingan ini sempat menghebohkan komunitas Dota 2 karena bertemunya OG dan EG merupakan suatu ajang pembuktian bagi OG untuk terus melaju walaupun ditinggalkan oleh  Fly dan S4. 

Permainan kedua tim sangatlah solid, harus diakui OG Dota 2 meskipun dengan roster baru mereka. Mereka bisa berhasil menahan Imbang EG Dota 2 yang notabene sebagai tim besar saat itu dengan skor 1-1. Berlanjut pada game selanjutnya, kedua tim sangat berambisi untuk memenangkan pertandingan ini. Namun tanpa disangka-sangka, OG Dota 2 berhasil mengalahkan EG yang saat itu diisi oleh Fly dan S4 dengan skor akhir 2-1.

Dengan kekalahan ini, OG Dota 2 berhasil membuktikan kepada para penggemar maupun komunitas Dota 2 akan ketangguhan OG Dota 2 saat itu. Selain itu, Dari sinilah Awal mula 2 N0tail Dan FLy Drama yang menghebohkan komunitas Dota 2 pada saat itu.



Kala itu, ketika OG Dota 2 memenangkan pertandingan antara OG dengan EG, para pemain turun untuk berjabat tangan. Namun ketika N0tail bertemu dengan Fly, ada sebuah senyuman yang menunjukan kepuasan karena bisa mengalahkan Fly di pertandingan The International 2018.

Akhirnya karena momen berjabat tangan antara N0tail dan Fly ini menjadikan bahan utama dalam pembahasan di komunitas Dota 2. N0tail Dan FLy Drama sempat menjadi perbincangan yang hangat selama di The International 2018

Terus Melaju OG Dota 2

Sementara, perjalanan EG harus ke Lower Bracket, sedangkan OG tetap pada upper bracket melawan PSG.LGD Gaming. Permainan  OG Dota 2 yang tidak bisa di prediksi oleh PSG.LGD Gaming membuat LGD tampak dibuat kerepotan. OG Dota 2 tidak segan-segan untuk memakai berbagai macam draft hero untuk melawan PSG.LGD. Hingga akhirnya, OG Dota 2 memenangkan pertandingan ini dan berhak sebagai tim yang menunggu tim lower bracket di Grand Final The International 2018.

Setelah kalah dengan OG, PSG.LGD Gaming tampaknya masih tidak rela dengan kekalahan itu. Mereka berhadapan dengan EG untuk memperebutkan Slot Grand Final TI8 sebagai tim yang akan melawan OG. Akhirnya, PSG.LGD berhasil memulangkan EG Dota 2 dengan skor telak yaitu 2-0 tanpa perlawan yang berati dari EG. Membawa mereka ke pertandingan antara PSG.LGD dengan OG Dota 2.

Grand Final The International 2018

Pertandingan Final The International 2018 telah tiba, PSG.LGD Gaming dan OG Dota 2 telah bersiap untuk membuktikan kehebatan mereka masing-masing. Draft-draft terbaik kedua tim dikeluarkan untuk dengan cepat mengakhiri permainan. Sayangnya, hal itu tak semulus yang di bayangkan oleh pemain di kedua tim.

Permainan kedua tim sangatlah apik, saling kejar mengejar point juga meta-meta baru pun dipakai. Tak terkecuali, Topson selaku midlaner OG Dota 2 saat itu, yang memakai build menarik pada Invokernya. Ia menggunakan combo hammer build pada Invokernya membuat LGD.Gaming kewalahan saat melawan OG Dota 2. Meskipun saat itu, PSG. LGD Gaming unggul 1 poin lebih dari OG Dota 2, hal ini tidak menyurutkan semangat mereka untuk mendapatkan Aegis Dota 2.

Game Keempat, permainan OG Dota 2 semakin membaik, mereka berhasil mempertahankan posisi mereka pada tiap terjadi Team Fight. Perlahan-lahan networth maupun gold rate meningkat. OG Dota 2 melakukan beberapa gank kepada hero-hero dari PSG.LGD gaming saat itu membuat LGD tampak kesulitan untuk mengejar ketertinggalan mereka sehingga mereka harus merelakan game keempat kali ini dengan skor 2-2.

Pada game kelima sekaligus game penentuan untuk pemenang The International 2018. OG Dota 2 terlihat beberapa kali ditekan oleh hero-hero PSG.LGD gaming. Ketinggalan mereka dalam permainanpun tidak mampu menghentikan semangat mereka untuk memenangkan The International 2018. Semakin di tekan semakin solid permainan mereka. Hingga pada akhirnya, OG Dota 2 mampu mengalahkan LGD.Gaming Dota 2 pada game ke 5 ini dengan skor 3-2 untuk kemenangan OG Dota 2 yang berhak membawa pulang Aegis di tahun 2018.

See also  What 6 YEARS of Genji Mastery Looks like! - Overwatch | genji skins

The International 2019 : Sejarah Baru, Back To Back Champions OG Dota 2

Perjalanan The International 2019 merupakan perjalanan untuk mempertahankan tahta OG Dota 2 di The International 2019. Para pemain dota 2 di komunitas Dota 2 mulai melirik lagi kehebatan OG Dota 2. Banyak dari mereka, yang berpindah haluan untuk mendukung juara The international 2018 ini.

OG Dota 2 merupakan tim yang masuk dalam undangan langsung ke babak grup The International 2019. Bersamaan dengan EG yang masuk kedalam daftar tim yang di undang langsung ke babak grup ini.

Pada babak grup The International 2019, EG dan OG satu grup yang berada di grup B. Permainan dari OG Dota 2 cukup memukau para penggemar Dota 2 yang menyaksikan perhelatan besar tahunan Dota 2 ini. OG Dota 2 mengalahkan EG di babak grup ini. Perolehan point yang tinggi dan tak terkalahkan pada babak grup membuat para penggemarnya semakin yakin OG Dota 2 akan membawa pulang Aegis kembali.

N0tail Dan FLy Drama Yang Kembali Terulang!

Dengan perolehan poin yang sangat memuaskan , OG Dota 2 melaju ke babak panggung utama The International 2019 dengan memimpin grup B. Menjadikan mereka berhak mendapatkan slot di upper bracket The International 2019. Sementara EG juga mendapatkan posisi upper bracket juga.

Persaingan antara kedua tim ini sempat menghebohkan komunitas Dota 2 pada The International 2019 lalu. Banyak para pemain merubah persaingan antara N0tail dengan Fly menyamakan dengan persaingan antara naruto dengan sasuke di anime naruto.

Para pemain di komunitas Dota 2 memplesetkan N0tail Dan FLy Drama ini menjadi Narutail Vs SasuFly. Wajar saja meme ini bertebaran selama TI9 berlangsung diikarenakan N0tail Dan FLy Drama  ini menjadi bahan hangat untuk dibicarakan di komunitas Dota 2 selama The international 2019 berlangsung.

Kembali menuju ke Upper bracket dimana OG melawan Newbee yang berakhir dengan kemenangan OG Dota 2. Sementara, EG melawan Team Secret yang berakhir juga dengan kemenangan EG. Artinya, persaingan antara OG dan EG kembali terulang pada panggung utama The International 2019 lalu.

Cerita Lengkap N0tail Dan FLy Drama Mereka Di TI Dota 2

Baik OG maupun EG menampilkan permainan terbaik mereka. Akan tetapi, OG lebih menguasai jalannya pertandingan pada game ketiga membuatnya sekali lagi mengalahkan EG di The International 2019 lalu.

Setelah kemenangan itu, OG berhak melanjutkan perjalanannya di Upper bracket. Sementara EG harus ke lower bracket dimana Team Liquid sudah menantikan mereka.

OG Dota 2 DI The International 2019

OG lagi-lagi memenangkan pertandingannya melawan PSD.LGD pada babak ini, membuat penggemar china terbungkam. Karena PSD.LGD merupakan satu-satunya tim yang berasal dari tuan rumah. LGD terpaksa harus ke lower bracket dengan skor 2-1 yang ia terima dari kekalahannya ketika berhadapan dengan OG Dota 2.

Pada tahap ini OG Menunggu tim yang berhasil melaju ke Final Dota 2 dari Lower Bracket The International 2019

Disisi lain, Team Liquid yang sedang berjuang di lower bracket bertemu dengan EG. KuroKy dan kawan-kawan mencoba untuk meraih slot untuk ke Final The Internationa 2019. EG pun terhempas oleh Team Liquid yang terlihat membara selama permainan mereka dengan skor Akhir 2-0. EG Pun harus puas dengan perjalanan mereka di TI9 kali ini.

Setelah mengalahkan EG, Team Liquid perlahan-lahan mencoba menaiki tangga untuk meraih puncak TI9.  Mereka sekali lagi mengalahkan tim besar lainnya, yakni Team secret dengan skor akhir 2-1. Dengan kemenangan ini, Team Liquid berhadapan dengan PSG.LGD Gaming yang berakhir dengan kemenangan Team Liquid sebagai “Lower Bracket Slayer” dengan skor akhir 2-1. Artinya Team Liquid  bertemu dengan OG dota 2 di Grand final The International 2019 lalu.

Grand Final The International 2019

Disisi lainnya, OG Dota 2 sudah menunggu tim terbaik yang telah menghabiskan seluruh tim yang berada di Lower Bracket itu, siapa lagi kalau bukan Team Liquid. Pertemuan ini sekaligus reuni untuk Miracle- yang dimana tadinya ia merupakan satu tim dibawah bendera OG bersama dengan N0tail. 

Game pertama di menangkan oleh Team Liquid dengan performa mereka yang sangat memukau pada grand final ini. Sayangnya , hal ini tidak bertahan lama, berbagai macam draft yang dipakai oleh OG mampu membuat Team Liquid terbungkam begitu saja.

Dota 2 Berhasil Capai 5 Miliar Matches

Satu persatu game dimenangkan oleh OG Dota 2, hingga akhirnya Team liquid tidak bisa bertahan lagi pada game keempat yang mereka harus mengakui kehebatan dari OG Dota 2 dengan segala draft mereka. OG Dota 2 pun keluar sebagai Juara The International 2019. Mereka bisa mempertahankan gelarnya dengan baik sebagai pemenang The International yang menorehkan sejarah baru di turnamen Dota 2 sekaligus menyabet gelar BACK TO BACK TI CHAMPIONS.

 

Itulah cerita lengkap N0tail Dan FLy drama Mereka Di TI Dota 2 sampai sekarang. Dengan berakhirnya TI9, para pemain dota 2 maupun organisasi mereka menyiapkan permainan terbaik mereka untuk musim selanjutnya di DPC 2020 mendatang.

Akankah OG Dota 2 mendapatkan title triple champions The International? kita tunggu saja pada The International 2020 mendatang.

[NEW] The Most Successful Dota 2 Captain Ever! | notail dota 2 – Vietnamnhanvan

Nickname:N0tailCountry:DenmarkTop 3 Heroes:Chen, Enchantress, Nature’s ProphetReal Name:Johan SundsteinBorn:1993

Notail is a danish Dota 2 professional with a long road until he finally managed to win the Dota 2 International 2018 and 2019 with team OG.While writing this in 2019, he currently is the most successfull Dota 2 player with a mind-blowing E-sport prize money of $6.889.591.

About Notail:

Notail Pro SettingsNotail Pro Settings

N0tail’s Strength:
He is one of the best position 5 players of the world in Dota 2 and is always staying calm. He has a good overview and his gaming tools support him to react fast and flexible.

Notail became the most succesfull Dota 2 player after winning the TI9:

Dota 2 Player Profile Notail

Dota 2 Player Profile NotailIf you think about the best and strongest Dota 2 players, you may think of super hard carrys and mid-lane players who just stomp down the enemy team. But Notail made it happen after Notail is, after winning the Dota 2 International 2019, the most successfull player of Dota 2 as a position 5 support!

If you think about the best and strongest Dota 2 players, you may think of super hard carrys and mid-lane players who just stomp down the enemy team. But Notail made it happen after Kuroky (who also was leading the Dota 2 board as a support) to dominate the ladder and grab the first place:

Even if he is not the carry, Notail is the one who is putting his team into action and helps each one of them to shine! Notail won the Dota 2 International 2019 with team OG and they claimed 45.5% of the Earnings. By reaching that, all 5 climbed to the top 5 most successful Dota 2 players.

Team OG (Winner of TI9):

ImageNicknameTI9 EarningsTotal E-Sport IncomeN0tailN0tailN0tail+$3.122.287$6.886.181JerAxJerAxJerAx+$3.122.287$6.465.590anaanaana+$3.122.287$5.996.002CebCebCeb+$3.122.287$5.484.823TopsonTopsonTopson+$3.122.287$5.410.036

Each player alone won $3.1 million at the TI9, together with his prize pool of the TI8 ($2.24 million) and his long career path he secures the first place. Notail is now the Dota 2 player with the highest E-Sport earnings and it will probably not change until the TI10! 😉

How old is Johan Sundstein aka Notail?

Johan “Notail” Sundstein, sometimes also called “BigdaddyNotail” is born in 1993, at the time participating in the Dota 2 International 2019 he was 26 years old. He is one of the older fellows of the Dota 2 Pro Community, but who knows, these days many Progamers play until they are 30 years old or even beyond that age.

N0tail’s E-Sport Dota 2 Story: From a Heroes of Newerth Progamer to a Dota 2 Superstar:

Dota 2 Story of Notail

Dota 2 Story of NotailToday, Johan Sundstein aka Notail is one of the best Danish professional Dota 2 players, but he started his professional gaming career as a Heroes of Newerth player.

Today, Johan Sundstein aka Notail is, but

At the age of 15, Notail became the youngest competitive and most prominent player of Heroes of Newerth in the world. Beating Notail in the mid solo lane was impossible. He won many local tournaments of Heroes of Newerth along with his friends Jascha Aka Nova and Tal Aka Fly.

Screenshot of Heroes of Newerth:
Heroes of Newerth Screenshot

Heroes of Newerth ScreenshotAlong with Heroes of Newerth (HON and HON2), Notail and his friends started playing Dota as well as a side game.

HON never made the step to reach the same level of balancing and deepness like Dota.

At that time no one knew that Dota would change the life of this young boy.
After a few months of playing Dota, Notail and his friends switched from Heroes of Newerth to Dota. This time Notail started playing the support role.

Along with Heroes of Newerth (HON and HON2), Notail and his friends started playing Dota as well as a side game.At that time no one knew that Dota would change the life of this young boy.After a few months of playing Dota, Notail and his friends switched from Heroes of Newerth to Dota. This time Notail started playing the support role.

In no time his gameplay with Chen and Wisp/IO got popular all among the Dota community. Notail is a quick learner and the new support role was perfectly fitting to his playstyle.

Notails Journey from Team Fanatic to Team Secret to Cloud 9

Notail Team Fnatic

Notail Team FnaticLater on, the team Fanatic manager (Danijel) approached the Team Notail and offered them to join team Fanatic as an unsponsored side project. The group did so well in local tournaments that it forced the manager to merge Notail and his friends with the actual team. The new team Fanatic started dominating every Premiere and Local tournament that came in front of them.

Later on, the team Fanatic manager (Danijel) approached the Team Notail and offered them to join team Fanatic as an unsponsored side project. The group did so well in local tournaments that it forced the manager to merge Notail and his friends with the actual team. The new team Fanatic started dominating every Premiere and Local tournament that came in front of them.

Notail Lose Streak

Notail Lose StreakThe new Team Fanatic was an absolute monster in the start. They even beat the unbeatable team of that time called Alliance. But these wins did not survive for too long. After the Dota 2 International 2013, everything changed. Team Fanatic was placed at the 7-8th position and a devastating defeat by Team, Orange.

The new Team Fanatic was an absolute monster in the start. They even beat the unbeatable team of that time called Alliance. But these wins did not survive for too long. After the Dota 2 International 2013, everything changed. Team Fanatic was placed at the 7-8th position and a devastating defeat by Team, Orange.

After TI3, Team fanatic did not win even one premier tournament. Moreover, a more shameful defeat in the TI4 ended up at position 13-14th. It was the end of Notail’s patience. On the 27th August 2014 BigDaddy bid farewell to Fnatic and had this to say:
“Today I’m leaving Fnatic, this has been my first and only organization to play under, but all good things must come to an end. I would like to thank everyone who has supported me through the years.”Notail along with his friend Fly, left the Team Fanatic. Unfortunately, Nova decided to stay.

Notail and Team Secret in 2014:

Team Secret Notail

Team Secret NotailLater on, Notail invited Puppey, S4, and Kuroky to join his team called Team Secret. From the start, Notail and Puppey had some differences in the team.

Later on, Notail invited Puppey, S4, and Kuroky to join his team called Team Secret. From the start, Notail and Puppey had some differences in the team.

Still, they managed to win five tournaments in 2014. However, Puppey could not tolerate Notail in Team Secret. So, he somehow kicked Notail out of the team and replaced him with Arteezy.

Notail joined Cloud 9 in 2015

Notail Cloud 9

Notail Cloud 9The Dota 2 Asia Championship was near. So, instead of wasting time, Notail joined the Cloud 9. Perhaps it is not easy to collaborate with a new team.

The Dota 2 Asia Championship was near. So, instead of wasting time, Notail joined the Cloud 9. Perhaps it is not easy to collaborate with a new team.

Notail faced disappointments again, losing badly in the Asia Championship. Moreover, the team ended up at the 9-12th place in The International 2015.

Team Monkey Business and the Rise of Team OG:

After getting kicked out of his team, Notail could not perform with Cloud 9 as well. So, he left cloud 9 after the ti5.

See also  Close Range Fight Lesson by GCB DONGJIN | dong jin

After getting kicked out of his team, Notail could not perform with Cloud 9 as well. So, he left cloud 9 after the ti5.

At that time, Fly was also kicked out of the Team Secret. Again Notail and Fly came up with a new team called, Monkey Business. The Team included Miracle, Cr1t, Fly, Notail and MoonMeander.

Later on, the name Monkey Business was switched with OG. This time the team was highly cooperative, and the synchronization was remarkable. The winning streaks of Notail started again.

The Betrayal and Revenge between Notail and Fly:

At the end of 2017, MoonMeander left OG and S4 replaced him. The in-game collaboration between S4, Fly, and Notail was just epic. OG became the most unstoppable team of that time.

The Super Major was a few weeks away, and an event happened in Team OG that shattered Notail. His best friend Fly betrayed him and left OG along with S4 and joined EG. Notail and Fly always had a peaceful and deep friendship, they spend years together in the Dota 2 professional scene. That move from Fly was like a knife in the back for Notail.

The Super Major was a few weeks away, and an event happened in Team OG that shattered Notail. His best friend Fly betrayed him and left OG along with S4 and joined EG. Notail and Fly always had a peaceful and deep friendship, they spend years together in the Dota 2 professional scene. That move from Fly was like a knife in the back for Notail.

Ultimately, OG has to back out of the Supermajor because they did not have enough team members. Now, there was no friendship left, Notail wanted revenge badly.

Once again OG was scattered – after Fly and S4 the rest of the players also left OG

Notail created a new team for the TI8 in no time:

Notail Team OG 2018

Notail Team OG 2018Notail started to search new good players because the TI8 was near and he could not skip it. Jerax and Sebastien Debs Aka “Ceb” joined OG. Later on, two more players also joined OG: Ana and Topson. The team was ready and TI8 was about to start.

Notail started to search new good players because the TI8 was near and he could not skip it. Jerax and Sebastien Debs Aka “Ceb” joined OG. Later on, two more players also joined OG: Ana and Topson. The team was ready and TI8 was about to start.

Notail had the perfect chance to defeat EG and Fly at the same time

Time of Revenge – Notail vs. Fly:

Fly VS Notail

Fly VS NotailOG and EG both were going well during the TI8. In the upper bracket match, it was time for both teams to face each other. Notail was extremely curious for this moment. Notail and his team gave a tremendous performance and won the match by 2-0. An absolute defeat for EG, Notail eliminated them from the tournament. Moreover, he gave Fly a lesson that he made the wrong move. After the fabulous win, both teams have to shake hands, Notail shook with Fly with a weird look on his face.

OG and EG both were going well during the TI8. In the upper bracket match, it was time for both teams to face each other. Notail was extremely curious for this moment. Notail and his team gave a tremendous performance and won the match by 2-0. An absolute defeat for EG, Notail eliminated them from the tournament. Moreover, he gave Fly a lesson that he made the wrong move. After the fabulous win, both teams have to

Later on, OG got into the Grand Final Along with LGD. It was the best of the match, and OG showed tremendous gameplay and won by 3-2. OG won the Ti8 with a huge prize pool of $11 Million. Notail got his revenge and the most significant success of his life in one tournament.

Are Notail and Fly still friends?

Fly and Notail Friendship

Fly and Notail FriendshipNotail and Fly had been friends for over 9 years and played a ton of professional matches together. Their win rate was 62% and there is no other Duo in the gaming pro scene whoever had better performance over such a long time. When Fly left Notail and Team OG a few weeks before the TI8 it was a shock for the scene: The friendship ended and Fly betray Notail, they are no friends anymore.

Notail and Fly had been friends for over 9 years and played a ton of professional matches together. Their win rate was 62% and there is no other Duo in the gaming pro scene whoever had better performance over such a long time. When Fly left Notail and Team OG a few weeks before the TI8 it was a shock for the scene:

The funny thing of the story is that Notail was able to replace each one of them and made an all-in by relying on the youngster Topson along with Ceb, ana, and Jerax. He was able to show Fly that he is the better Dota 2 player and the world was watching this drama with tension. It was a ridiculous move by Fly but the revenge was hitting great. Perfect entertainment!

Why did Fly leave OG and Notail?

In an interview, Fly said he left OG because the team did not work out and he totally lost his motivation to play with this team anymore. He said OG was a dead end. It was hard for him to quit with OG but he thought he needs teammates he can trust.

The International 2019 and Notail’s Motivation to win it:

OG is the only team in the Dota 2 world who won consecutive two International Tournaments. They managed to win the International 2019 Tournament as well: The Grand Final was just epic: OG vs Team Liquid. The whole team showed next-level gameplay and in the end, won the series with 3-1.

Was it the motivation of Notail that lead OG to the win? In TI8 it was revenge but was it the same this time as well?

How Notails Dog won the TI9:

Was it the motivation of Notail that lead OG to the win? In TI8 it was revenge but was it the same this time as well?

Notail's Dog

Notail's DogAn interview was held before the Grand Final in which Notail said, his Dog (Sebastian) died a few weeks ago. I am dedicating this tournament to him. Notail is an absolute pet lover. He can do anything for his pet. Might be Sebastian was the main reason behind the epic gameplay of Notail.

Notail was leading team OG to the victory of the TI9:

An interview was held before the Grand Final in which Notail said, his Dog (Sebastian) died a few weeks ago. I am dedicating this tournament to him. Notail is an absolute pet lover. He can do anything for his pet. Might be Sebastian was the main reason behind the epic gameplay of Notail.

Notail Wins the TI9

Notail Wins the TI9OG won one of the biggest prize pool in esports history, $15.5 million. Moreover, they got the title of two consecutive wins.

Esports Earnings and Dota 2 Income of Notail:

Notail E-Sport Earnings

Notail E-Sport EarningsAfter winning the TI9, Notail achieved the title of the highest esports earning player worldwide. In his lifetime until today, Notail earned $6,886,181.99 from 108 Tournaments. Of course, the number will continuous as long as Notail is playing Dota 2 no matter if he is playing with Team OG or with another team.

Notail is the Dota 2 Player with the highest E-Sport Earnings ever in 2019:

After winning the TI9, the biggest E-sport prize pool so far,. In his lifetime until today, Notail earned $6,886,181.99 from 108 Tournaments. Of course, the number will continuous as long as Notail is playing Dota 2 no matter if he is playing with Team OG or with another team.

Notail Dota 2 Earnings

Notail Dota 2 EarningsAll of the TI9 and TI8 winners (Notail, Jerax, ana, Ceb and Topson) are leading the Dota 2 top list. They have the highest E-sport earnings worldwide and Notail is on place one with nearly $7 million dollars won through online gaming until today.

Top 10 won Tournaments with the highest Earning for Notail’s Teams:

  • The Dota International 2019 with a tremendous prize pool of $15.5 Million.
  • OG won the Dota 2 International 2018 and got a prize pool of $11,234,200.
  • The MDL Macau in 2017, won a prize pool of $130,000.
  • Did not won The International 2017 but still came home with $617,198.
  • Won the Kiev Major 2017 with an epic prize pool of $1,000,000.
  • Good Days of 2016, won the Boston Major 2016 and came home with a prize pool of  $1,000,000.
  • The International 2016 did not go well for Notail, won $311,557.
  • Got the first position in The Manila Major 2016 and got a  prize pool of $1,110,000.
  • First position in The Frankfurt Major with a prize pool of $1,110,000.
  • The International 2015, with a prize pool of $221,115.

All of the TI9 and TI8 winners (Notail, Jerax, ana, Ceb and Topson) are leading the Dota 2 top list. They have the highest E-sport earnings worldwide and Notail is on place one with nearlyuntil today.

What is Notail’s current status?

OG won one of the biggest prize pool in esports history, $15.5 million. Moreover, they got the title of two consecutive wins.

At the moment there are no signs that Notail is stopping his phenomenal career and we can look forward to the next Dota 2 International event. There may be some replacements in the team, but chances are high that Notails sticks to OG!

Is Notail streaming on Twitch?

Yes from time to time, he got over 90k subscribers and his Twitch channel is called bigdaddy.

What is Notail’s Dotabuff profile?

His Dotabuff account has been OG.N0tail with 65% win rate, but currently he has new smurf accounts.

Is Notail the Best Dota 2 Player?

While he is the player with the highest earnings so far, he sometimes has been criticized for his impact. But for being a support player on position 5 his game impact is definitely high and he does the right things to win the game. On paper, there are better players in Dota 2 when it comes to carrying, reflexes or pure skill and micro. But that’s the great thing about it, you can be the most earning player as a support role!


42 kills OG 16 years old NEW offlane ATF


ATF is rumored to be the new OG offlane. 42 kills on Timbersaw in a single game with 0 deaths
ATF Dota2 DreamOG
Match id: 6278131185
Music by Epidemic Sound
A Hero’s Vendetta, A March Across Ancient Land, A New Horizon, Across the Waters, Adventure Awaits, Adventures of the Young Hero, And We Will Rule, Battle of Wills, Behind the Dusk, Conquest, Destiny Rising, Disciples of Sun Tzu, Dragon King, Epic Voyage, Final Target in Sight, Forest Run, Forever to Run, Frozen Thunder, Galactic

นอกจากการดูบทความนี้แล้ว คุณยังสามารถดูข้อมูลที่เป็นประโยชน์อื่นๆ อีกมากมายที่เราให้ไว้ที่นี่: ดูความรู้เพิ่มเติมที่นี่

42 kills OG 16 years old NEW offlane ATF

We took Alliance down! 🌻 OG TI10 Day 1 Highlights


Exclusive OG merch:
https://ogs.gg/
N0tail:
Facebook: https://facebook.com/n0tail/
Twitter: https://twitter.com/OG_BDN0tail
Instagram: https://www.instagram.com/og_n0tail/
Twitch: https://www.twitch.tv/bigdaddy
OG:
Facebook: https://www.facebook.com/OGDota2/
Twitter: https://twitter.com/OGesports
Instagram: https://www.instagram.com/ogdota2/
n0tail Dota2 TI10

We took Alliance down! 🌻 OG TI10 Day 1 Highlights

OG vs SEA! | TI10 Highlights


Exclusive OG merch:
https://ogs.gg/
N0tail:
Facebook: https://facebook.com/n0tail/
Twitter: https://twitter.com/OG_BDN0tail
Instagram: https://www.instagram.com/og_n0tail/
Twitch: https://www.twitch.tv/bigdaddy
OG:
Facebook: https://www.facebook.com/OGDota2/
Twitter: https://twitter.com/OGesports
Instagram: https://www.instagram.com/ogdota2/
n0tail Dota2 TI10

OG vs SEA!  | TI10 Highlights

N0tail practicing Offlane for TI10? 🤔


Exclusive OG merch:
https://ogs.gg/
N0tail:
Facebook: https://facebook.com/n0tail/
Twitter: https://twitter.com/OG_BDN0tail
Instagram: https://www.instagram.com/og_n0tail/
Twitch: https://www.twitch.tv/bigdaddy
OG:
Facebook: https://www.facebook.com/OGDota2/
Twitter: https://twitter.com/OGesports
Instagram: https://www.instagram.com/ogdota2/

N0tail practicing Offlane for TI10? 🤔

N0tail Io Hard Support Gameplay Patch 7.29d – Dota 2 Full Match Gameplay


OG.N0tail with Io Support in Patch 7.29d
Information about the player : https://liquipedia.net/dota2/N0tail
About The Video
Terrain : Default Terrain
Weather : Default Weather
Tower : Guardian of the Lost Path from The International 2019
Creeps : Default Creeps
Announcer : Dr. Kleiner
MegaKills Announcer : Gabe Newell
Match ID : 6081978485
Steam Video Policy : https://store.steampowered.com/video_policy
Subscribe here : https://www.youtube.com/channel/UCDztxdy54wmTB17z9Vh8b3A?sub_confirmation
dota2 notail iosupport

N0tail Io Hard Support Gameplay Patch 7.29d - Dota 2 Full Match Gameplay

นอกจากการดูบทความนี้แล้ว คุณยังสามารถดูข้อมูลที่เป็นประโยชน์อื่นๆ อีกมากมายที่เราให้ไว้ที่นี่: ดูบทความเพิ่มเติมในหมวดหมู่Wiki

ขอบคุณมากสำหรับการดูหัวข้อโพสต์ notail dota 2

Leave a Comment